Minggu, 18 Maret 2012

Dovizioso Sadarkan Yamaha Untuk Tidak Merubah Filosofi

Kedatangan Andrea Dovizioso ke Tim Tech 3 rupanya memiliki arti khusus buat Yamaha. Umpan balik dari mantan pembalap pabrikan Honda itu tampaknya telah memainkan peran dalam meyakinkan pimpinan pengembangan Yamaha bahwa perusahaan harus tetap dengan prinsip-prinsip desain mereka sendiri.
Dovizioso Sepang Test II 300x175 Dovizioso Sadarkan Yamaha Untuk Tidak Merubah Filosofi?
“Ini adalah topik yang sangat menarik. Di Valencia tahun lalu kami sudah mendapat banyak komentar dari Dovizioso. Komentarnya selalu membandingkan Yamaha dengan Honda di track itu,” kata Masahiko Nakajima, General Manager of Yamaha’s Motorsport Development Division, seperti dilansir oleh crash.net. “Selama musim lalu kami juga meneliti banyak hal tentang motor RC212. Dan kadang-kadang saya pikir kita harus mengikuti tipe motor Honda – atau tipe mesin Honda (V4 dibandingkan dengan Yamaha Inline4) bla, bla, bla …,” lanjut Nakajima.
“Tapi akhirnya, saya mencapai keputusan bahwa ini tidak benar.”
“Kami tidak dapat membuat motor Honda, Yamaha hanya bisa membuat motor Yamaha. Ini adalah kesimpulan saya. Kita harus menciptakan sesuatu yang lebih sebagai Yamaha dan harus menempuh jalan kita sendiri dengan chassis dan mesin.”
Berbicara selama test Sepang, Dovizioso menyebut Honda dan Yamaha memiliki filosofi yang kontras.
“Yamaha benar-benar berbeda, karena filosofi Yamaha dan Honda dari sejarahnya selalu berlawanan: Honda berusaha memiliki power terbesar dan Yamaha handling terbaik,” katanya.
“Saya tiba dengan mentalitas Honda dan mencoba untuk naik Yamaha dengan cara tertentu, tetapi tidak berhasil. Jadi saya harus berubah dan lap demi lap semakin jauh lebih baik.”
Pada test Sepang II, meskipun dengan tulang leher yang masih dalap proses penyembuhan karena patah dalam kecelakaan motocross, Dovizioso sudah terlihat nyaman di atas M1. Rider Italia itu meninggalkan Sepang sebagai pembalap Yamaha dengan catatan waktu teratas dan di peringkat ketiga pada timesheets.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar